Sabtu, 16 Februari 2019
Hujan petaka
Hujan petaka
8 Januari 2016
Hiruk pikuk manusia terkutuk, selalu berkicau, memaki tanpa sadar.
Akan dosa atas semua tanggung yang terlontar
Siapa yang akan memikul ini, semua dosa tertinggal
dibungkus karung goni, yang lama membusuk.
Tapi tak berbau, sebab ia berada tahta dan lapisan teratas.
lapisan lain tersekat oleh sabut, leher-leher yang terbelit rambut
tebal.
ada yang terbang mengambang di atas angin
menunggu mendung. dan jatuh dan disebut hujan petaka
Langganan:
Postingan (Atom)